Jumlah trader ritel yang makin banyak bisa memberikan sedikit pengaruh, tetapi biasanya tidak terlalu signifikan pada pergerakan harga secara keseluruhan, terutama pada pasar forex yang sangat besar dan likuid. Di forex, mayoritas volume perdagangan datang dari institusi besar seperti bank sentral, hedge fund, dan perusahaan multinasional, yang jumlah dan dananya jauh lebih besar dibandingkan trader ritel.
Namun, di pasar yang lebih kecil atau pada waktu tertentu ketika volume rendah (misalnya, di luar jam sibuk trading), aktivitas banyak trader ritel bisa memberikan efek jangka pendek. Dalam kondisi seperti itu, jika banyak trader ritel melakukan aksi serupa, bisa saja ada pengaruh kecil pada harga. Tetapi dalam jangka panjang, harga lebih dikendalikan oleh kekuatan ekonomi global dan transaksi besar dari institusi besar, bukan trader ritel.
Jadi, meski trader ritel yang salah arah akan mengalami kerugian, harga biasanya akan tetap bergerak mengikuti aliran yang lebih besar, terutama mengikuti berita ekonomi, kebijakan bank sentral, dan permintaan global.
0 Komentar